Tuesday, December 17, 2013

Beriman tanpa ragu-ragu...



Bismillahirrahmaanirrahim...

Alhamdulillah setinggi-tinggi kesyukuran dipanjatkan ke hadrat Allah SWT kerana dengan izinNya dapat sekali lagi ku coretkan peringatan buat diri ini dan perkongsian bersama pembaca blog sekelian. Mudah-mudahan apa yang di tuliskan ini dapat dimanfaatkan dan disebarluaskan, insyaaAllah.

Sama-sama kita renungi firman Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 15 yang bermaksud...

" Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasulnya dan kemudian mereka tidak ragu-ragu, mereka berjihad dengan harta benda dan jiwa raga mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar."

Dari ayat di atas jelaslah kepada kita siapakah orang yang beriman itu dan ciri-cirinya....iaitu mereka yang ada iman yang tidak ada sedikitpun keraguan dijiwa, berkeyakinan yang bulat padu pada Allah dari hati, dibenarkan oleh lisan dan dibuktikan dengan amalan!!

Hatinya benar-benar yakin dan percaya pada Allah dan RasulNya, tiada ada rasa ragu, tidak ada rasa tidak puas hati ,  tidak ada rasa tidak layak atau was-was terhadap sistem Allah SWT atau hukum-hukum Allah. 

Iman sebeginilah yang mampu melahirkan jihad yang sebenarnya iaitu jihad dengan hartabenda bahkan jiwanya sanggup diserahkan di atas jalan Allah SWT.  Segala apa yang ada pada dirinya hanya untuk Allah dan kerana  Allah semata-mata.....Pendekata lautan sanggup direnangi, daratan sanggup ditempuhi demi Allah dan Rasulnya yang tercinta!! MasyaAllah hebatnya pengaruh iman yang bulat dan tidak ragu-ragu ini....sehingga segalanya jadi mudah dan kecil, tidak ada apa-apa walaupun manusia mungkin nampak susah dan impossible!

Iman yang tidak ragu-ragu ini akan merasai satu kepuasan, mantap dan tetap tidak berbelah bagi dan mendesak diri untuk tunduk dan patuh melaksanakan setiap perintah Allah dan menjauhi laranganNya dalam diri , keluarga dan masyarakat. 

Dia tidak akan rasa senang dan tenang bila perintah Allah dilanggar dan larangan Allah tidak dihiraukan. Rasa sedih menyelubungi hati bila memaksiatiNya dan gembira bila mentaatiNya. Inilah tanda iman sudah bertahta dijiwa dan apa yang dirasai akan disepadukan dalam kehidupan dan amalan seharian.

Itulah dia iman yang hakiki, iman yang benar yang tidak sabar-sabar lagi untuk beramal dan berjuang......tidak pernah mencari alasan untuk tidak turut serta dalam medan jihad. Inilah dia iman yang hidup segar dan sihat dalam jiwa insan yang benar-benar beriman tanpa ragu-ragu!!

Maka semaklah diri kita sendiri...sejauhmanakah iman yang benar ini sudah bertahta dalam jiwa? Sejauhmanakah pengorbanan kita diatas jalanNya....sudahkah apa yang kita yakini dan rasai itu dijelmakan dalam kehidupan kita? Apakah sama apa yang kita cakap dengan apa yang kita perbuat? Jika masih ada pertentangan antara apa yang ada di dalam hati dengan amalan kita....maka itulah yang di namakan nifaq.

Iman orang yang nifaq ini adalah iman yang lemah, iman yang tidak mantap senang berbolak balik. Perlakuan dan amalannya bercampur baur antara kemaksiatan dan ketaatan dan ia akan disiksa dan diberi pahala sesuai dengan amalannya. Sifat nifaq ini adalah tercela kerana ia adalah ciri orang munafiq yang di murkai dan dilaknati Allah SWT.

Dalam satu hadis Rasulullah tentang nifaq ini yang bermaksud...

" Ada empat hal yang jika terdapat pada diri seseorang, maka ia menjadi seorang munafiq sejati, dan jika terdapat padanya salah satu dari sifat tersebut, maka ia memiliki satu karakter kemunafikan hingga ia meninggalkannya: 1) jika dipercaya ia berkhianat, 2) jika berbicara ia berdusta, 3) jika berjanji ia memungkiri, dan 4) jika bertengkar ia melewati batas.”

Realiti masyarakat Islam sekarang, sebahagian besar praktik hidup  berjalan tanpa dipandu oleh iman yang benar. Mengapakah terjadinya demikian ? Kemungkinan syahadah yang diucap hanya di mulut tapi tidak masuk dan meresap ke dalam ke hati. Ini menyebabkan apa yang diucap tidak sama dengan yang diamalkan...dengan kata lain cakap tak serupa bikin! Itulah tanda iman yang palsu  atau lemah.

Justru itu, terjadinya amalan yang berlawanan dengan ajaran Allah SWT. Sedangkan sepatutnya antara amalan jahiliyyah dan Islam tidak pernah ada kompromi. Islam dan jahilyyah  tidak boleh bersekutu, saling bermusuhan antara satu sama lain.

Jadi, dalam hati orang mukmin hanya ada satu kecintaan sahaja natijah dari iman yang benar, mantap dan tidak ragu-ragu...iaitu cintakan Allah, cintakan Rasul dan kebenaran!  Bagaimana mungkin hati itu cinta pada Allah dan Rasul jika masih banyak kecintaan pada dunia, cintakan apa yang disukai nafsu, cintakan jahiliyyah ? Memang dalam hati itu tidak akan terkumpul dua kecintaan ini serentak! Kena pilih salah satu....! Orang Mukmin pastinya akan memilih cinta Allah dan Rasul sementara orang fasik , munafik dan kafir akan memilih jahiliyyah, hawa nafsu dan dunia.

Jika sesaorang itu mengaku beriman tapi dia tidak menolak jahiliyyah malah berseronok dengan jahilyyah, diam membatu bila keluarga sendiri terlibat dalam jahiliyyah, ini menunjukkan imannya sudah lemah tidak berfungsi lagi dan hatinya sudah dihinggapi penyakit.

Jiwa yang lemah iman ini perlu segera bangkit  semula agar ia bertenaga kembali untuk melawan dan menolak jahiliyyah.... jika tidak ditakuti lama kelamaan jiwa tersebut semakin lemah hingga hati itu mati. Satu musibah besar bila hati itu mati terlebih dulu dari jasad...berjalannya ia di muka bumi Allah ini seperti mayat hidup yang tidak bernilai disisi Allah!

Jahiliyyah ini mesti dilawan dengan iman supaya ia tunduk di bawah telunjuk iman. Janji Allah bahawa iman dan kebenaran pasti menang dengan izinNya cuma ia menuntut jihad dan pengorbanan, kesabaran dan istiqamah berada di atas jalan iman sama ada dalam keadaan susah atau senang. Hanya senya orang yang benar imannya adalah mereka yang beriman dengan Allah dan RasulNya tanpa ragu-ragu, sedia berkorban dan berjihad hartabenda bahkan jiwa raganya untuk Allah!!

Sesungguhnya perjalanan kehidupan orang-orang beriman ini bukanlah ditaburi dengan bunga dan permaidani merah tapi di penuhi dengan keringat,  airmata dan darah, jihad dan pengorbanan yang berterusan menentang jahiliyyah.....banyak halangan yang merentasi perjalanan itu...maka perlunya kita memelihara diri kita agar sentiasa berada di atas landasan yang benar menuju kepada matalamat yang satu agar mendapat kejayaan sebenar di sisi Allah! Hanya bila kita berada di atas jalan Allah yang benar kita akan sentiasa mendapat pertolonganNya, rahmatNya, keredaanNya....itulah janji Allah bahawa Dialah penolong dan pelindung orang-orang yang beriman dan bertakwa...!!

Hasbunallah wani'mal wakeel wani'mal maula wani'mannasir....

Sumber  Tarbawi
  

Tuesday, November 05, 2013

Bermulanya Tahun Hijrah 1435....!



Bismillahirrahmanirrahim....
Alhamdulillah,  petang tadi apabila malam mula melabuhkan tirainya, matahari mula menyembunyikan dirinya...dengan laungan azan maghrib maka bermulalah Tahun Hijrah yang baru! Saban tahun silih berganti....inilah yang kita sambut setiap tahun dengan Cuti Awal Muharram dan Sambutan Maal Hijrahnya!
Lazimnya , di akhiri tahun lepas dengan bacaan doa akhir tahun  dan di awali dengan doa awal tahun......



Kita mengakhiri tahun hijrah yang lepas dengan penuh kepedihan dihati....peristiwa yang menimpa umat Islam di seluruh dunia terutama di Syria, Palestin, di Mynmar, di Mesir.....meruntun jiwa kita di separuh tahun hijrah lepas. MasyaAllah, betapa setiap hari kita dihidangkan dengan berita-berita yang menyayat  hati dan menyedihkan jiwa kita, terpukul rasanya dihati,  kita hanya menjadi penonton sepi melihat umat Islam di sana dibunuh, disiksa, dirogol, disembelih tanpa rasa ihsan....tiada nilainya atau harga nyawa manusia, seolah-olah mereka pembunuh ini dirasuk syaitan yang dahagakan darah dan airmata,   membunuh membabi buta tanpa mengira usia!! Hanya  airmata yang mengalir lebat setiap kali melihat peristiwa yang disebarkan dan doa yang berterusan yang mampu dipanjatkan kehadrat Illahi agar Allah membantu mereka.

 Ampunilahlah kami, ya Allah ! Apa daya kami disini selain doa yang berterusan agar ditabahkan jiwa di kuatkan iman umat Islam disana menanggung dugaan yang maha hebat itu! Tabahlah kalian menentang penindasan musuh-musuh Islam, juga musuh Allah, cukuplah Allah sebagi pelindung dan Dialah sebaik-baik pelindung dan pemelihara! Semoga kejayaan sentiasa bersama kalian para mujahideen yang berjuang dijalan Allah! Allah sentiasa bersamamu!!

 Iktibar bagi kita umat Islam seluruh dunia....dekatkanlah hubungan kita dengan Allah, tingkatkan iman dan takwa dijiwa, perkemaskan dan perbaiki diri kita supaya diri terhias dengan syahsiah Islam, sebolehnya jauhi diri dari maksiat, jangan terleka dengan perangkap-perangkap Yahudi yang ingin melemah dan melalaikan kita dengan agenda halus mereka melalui hiburan-hiburan di media elektronik seperti TV atau internet! Pengembalian kita pada Islam sebenarnya menakutkan musuh Islam kerana mereka tahu  disitulah letaknya kekuatan  kita. 

Apabila saf-saf jemaah diwaktu subuh sudah dipenuhi....disitulah ukuran kekuatan umat Islam! Jadi... ayuh para pemuda Islam....jadilah pendokong agama Allah, campakkan selimut pagimu, bingkas bangun dan sahutlah panggilan azan setiap pagi! Mulai setiap hari dengan nama Allah, berzikir dan bertasbih memmbesarkan Allah, maka dengan itu Allah akan memenangkan kita dan memberikan kita kejayaan, kita tidak lagi dikerumuni oleh musuh Islam seperti orang lapar mengerumuni makanan! Tega ke kita melihat apa yang berlaku sekarang pada umat Islam?? Tanyai hati kecilmu lagi....tegakah kita melihat semua itu? Aduh...pedih dan sedih yang tidak tergambarkan! 

Mulai tahun baru hijrah ini dengan tekad dan semangat, tahun ini lebih baik dari tahun lepas!  Hijrahkanlah hati kita agar dekat lagi hubungan kita dengan Allah, berhijrahlah kita dari akhlak yang tidak baik kepada yang baik dan jika sudah baik menjadi bertambah baik lagi. Inilah konsep sebenarnya penghayatan hijrah kita!

Perlulah buat perancangan rapi untuk tahun baru hijrah ini untuk mecapai matlamat diri....apa yang ingin di capai tahun ini? Senaraikan perancangaan dan buat action plan untuk dunia kita, lebih-lebih lagi akhirat kita. Seterusnya,  teruskan melangkah untuk mencapai matlamat itu tanpa meninggalkan doa pada Allah supaya Allah memberikan kita kekuatan dan  kemampuan diri melaksanakannya! Setiap usaha, setiap langkah yang di ayun....mesti diiringi doa yang berterusan kerana pada Allahlah terletak segala pergantungan jiwa!! Disisi Allahlah tersimpan segala perbendaharaan langit dan bumi, segala sesuatu adalah milikNya. 

Semoga hari-hari depan adalah hari-hari yang memancarkan sinar bagi kebangkitan semula umat Islam agar kembali berpegang teguh pada deen Allah ini. Sebenarnya kitalah yang sangat-sangat perlukan Islam, kita sangat-sangat perlukan Allah dalam hidup ini....... 

Tanpa Allah, kita bukan siapa siapa...we are nothing without Allah!! Disitulah punca kekuatan kita, kejayaan kita, kemuliaan umat Islam!!

Sunday, October 27, 2013

Konsep perubahan menurut Islam


Bismillahirrahmaanirrahim...

Salah satu daripada sifat -sifat Islam ialah ia bersifat merubah. Bila kita mengaku Muslim kita perlu mengubah diri kita menjadi Muslim seperti yang dikehendaki oleh Allah. Dan perubahan tersebut bersifat kulli atau menyeluruh bukan hanya perubahan separuh atau sebahagian sahaja (juz'iyy). Kita perlu sebenarnya mengubah diri kita secara keseluruhannya Islam...Islam di hati dan dalam tindakan, samada seorang diri, berkeluarga atau masyarakat sehingga semua sekali Islam. Ini sesuai dengan ajakan Allah kepada kita dalam surah Al-Baqarah ayat 208 yang bermaksud...

" Hai orang-orang yang beriman masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan dan janganlah kamu mengikut langkah-langkah syaitan.  Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu."

Islam sebenarnya tidak reda berkompromi dengan jahiliyyah dimana campur aduk antara Islam dan jahliyyah adalah tertolak sama sekali.  Manhaj  atau cara Rasulullah menghadapi jahilyyah adalah dengan melakukan perubahan....terutamanya perubahan dari segi perhambaan atau ubudiyyah perlu hanya senya kepada Allah SWT semata-mata.

Pernah Rasulullah saw di datangi orang kafir Quraish supaya baginda berkompromi dengan mereka dari segi ubudiyyah ini.....iaitu mereka menyuruh baginda menyembah tuhan mereka selama sebulan dan sebagai balasan orang kafir Quraish ini akan menyembah Allah pula selama sebulan! Tapi Allah dengan tegas menurunkan firmanNya dalam Surah Al- Kafirun ayat 1-6 yang menolak campuraduk dalam ubudiyyah ini....

"Katakanlah : Hai orang-orang kafir. Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu pula bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Untukmu agamamu dan untukku agamaku."

Penolakan ini adalah tegas dan total tiada kompromi sama sekali!

Satu pengajaran dalam hidup kita supaya inilah sepatutnya kita laksanakan dalam kehidupan kita....penyembahan yang total kepada Allah tanpa ada sedikitpun campuraduk dengan jahliyyah. Semua adat-adat yang baik dalam masyarakat yang tidak bercanggah dengan ubudiyyah kepada Allah bolehlah dikekalkan sebaliknya jika adat tersebut bercanggah perlulah dihapuskan. Adat-adat yang di anjurkan dalam Islam yang belum wujud dalam masyarakat hendaklah di hidupkan.  Dengan kata lain amalan sunnah Rasulullah dijadikan sebagai satu cara hidup kita.!!  

Sebenarnya adalah menjadi satu kewajipan yang penting bagi seorang Muslim atau kaum Muslimin bersiap siaga dengan pelbagai kekuatan diri untuk melakukan perubahan dan menghadapi pelbagai cabaran zaman.

Kenapakah perlunya pada perubahan ini?

Ada banyak sebab diantaranya....
  • tuntutan syarak
  • melepaskan umat islam daripada kehinaan dan kecelakaan akibat tamadun Barat
  • Tamadun Barat dan Timur telah bangkrap
  • hancur leburnya teras-teras Islam seperti aqidah dan amalan asas  Islam seperti solat
  • untuk mencapai kesempurnaan ibadah dan ubudiyyah pada Allah dalam praktik hidup secara keseluruhan
Perubahan yang perlu dilakukan mestilah menepati ciri-ciri yang dikehendaki dalam Islam iaitu...
  • berasaskan aqidah tauhid kepada Allah
perubahan ini perlu betul matlamatnya kerana Allah dan wasilahnya adalah wasilah yang syarak menepati roh Islam
  • perubahan yang menyeluruh
perubahan yang meliputi semua aspek kehidupan manusia yang bukan berasaskan metode rekaan manusia tapi hanya merujuk pada matlamat dan jalan Allah sahaja. Persiapan yang menyeluruh perlu untuk melakukan perubahan yang menyeluruh.
  • perubahan bersifat rahmah dan kasih sayang
perubahan  tidak terbina atas paksaan, kezaliman dan penindasan bahkan ia terbina diatas kemuliaan, rahmah dan kasihsayang.

Tujuan dari perubahan Islam yang menyeluruh ini sebenarnya untuk mencapai kesempurnaan amal itu.  Amal.  yang sempurna bukan dinilali dari segi hasil kerjanya sahaja bagus tapi proses melakukan amal itu perlu juga di perhatikan. Setiap amal itu mesti di mulai dengan niatnya yang benar kerana Allah dan penyempurnaan amal tersebut seperti yang dikehendaki oleh Allah tanpa ada sedikitpun campur aduk dengan nilai yang tidak syarak.

Yang kita kehendaki adalah penilaian Allah dalam kesempurnaan amal yang di lakukan.  Jadi sebenarnya setiap kerja yang kita perbuat sama ada kecil mahupun besar....perlu di teliti proses pelaksanaannya dari awal lagi, kita bukan hanya mementingkan natijah sahaja!!

Apapun disini titik tolak kepada setiap perubahan...dimulai dengan perubahan jiwa yang melahirkan perubahan rasahati, perubahan tindakan dan amalan...perlulah di atas titik tolak yang betul yang lahir dari kefahaman dan kesedaran yang benar, barulah perubahan yang dilakukan itu berkekalan dan istiqamah. Yang nak mantain perubahan ini adalah keimanan dan taqwa yang di proses yang tahan melalui ujian dan dugaan yang mendatang. 

Thursday, October 17, 2013

Tazkirah Aidil Adha....pengorbanan hati!


Bismillahirrahmanirrahim...

Alhamdulillah setinggi rasa syukur ku panjatkan ke hadrat Allah SWT kerana dengan izinNya, akhirnya dapat ku duduk sejenak, meluangkan sedikit masa untuk membuat sedikit coretan di sini setelah sekian lama aku berhenti sejenak...sejak Aidil fitri yang lepas! Aduh...betapa aku ingin menulis  namun disebabkan kekangan masa yang ada...atau mungkin juga dek kelemahan diri mengatur dan mencari masa terluang untuk berkongsi sedikit peringatan.... ..!

Banyak peristiwa berlaku sebulan dua ini....diantaranya, aku menerima ahli baru dalam keluargaku...kini aku sudah mendapat gelaran baru...sebagai ibu mertua! Alhamdulillah setelah bertahun merancang, maka dengan izin Allah anak sulungku sudah pun berkahwin....begitulah ketentuan Allah tentang jodoh ni, kita hanya merancang, namun segalanya Allah yang menentukan. Kekadang lain yang kita rancang, lain pula yang jadi....masyaAllah,  semua itu tersembunyi hikmah yang tidak kita ketahui!!  Sebagai hamba Allah, kita hanya mampu bertawakkal dan pasrah padaNya.....Allahlah sebaik-baik perancang dan Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi kita!! Kita perlu berlapang dada seluas lautan dan alam buana , dan bersangka baik dengan Allah di atas segala apa yang terjadi pada diri kita....

Segala yang berlaku adalah tarbiyyah untuk diri....
Kepahitan dan kesedihan yang dilalui mengajar kita erti sabar dan reda.....
Kegembiraan yang dinikmati mengajar kita erti syukur......
Segala yang berlaku semua itu baik belaka...
Tiada satu pun yang sia-sia!!

Interaksi diri dengan semua permasalahan kehidupan merupakan interaksi jiwa, bagaimana seharusnya kita bawa jiwa kita ini, adakah kita menuruti hawa nafsu diri dan masih mempunyai sifat mazmumah yang merajai hati.....??

Ku rasai banyak lagi yang kita kena laksanakan proses membersihkan dalaman diri kita....kekadang walaupun luaran mampak cantik dan bersih belum tentu dalaman kita sebegitu! Kita hiasi fizikal kita dengan pakaian yang cantik dan up to date tapi kita lupa dan tak kisah hiasi hati kita dengan apa yang Allah suka!!

Ya....itulah sebenarnya yang bermakna buat dunia dan akhirat kita...yaitu apa yang Allah suka! Kita kena korbankan apa yang kita suka untuk apa  yang Allah suka.Sebagai contoh, sifat perempuan memang  suka berhias diri dan  tabarruj, tapi Allah suka kita bersederhana di luar dengan menutup aurat yang betul, tapi berhias di rumah untuk suami! Tapi adakah kita kisah apa yang Allah suka...??

Disinilah sebenarnya terletak kerelaan jiwa kita mengorbankan kesukaan kita untuk Allah. Nilai pengorbanan sebenarnya terletak pada sejauhmana sayang kita pada sesuatu itu. Nilai pengorbanan itu semakin tinggi bila sayang semakin tinggi juga....kerana jiwa terpaksa melakukan mujahadah yang pahit! Mujahadah yang menuntut kesabaran yang tinggi untuk istiqamah berpegang pada prinsip. Mampukah kita buat begitu??

Sematkan dijiwa ...kemampuan dan kekuatan itu dari Allah jua. Kita kena mencari jalan-jalan untuk mendapatkan kekuatan dan kemampuan diri dengan Allah. Kita perlu selalu mendekatkan diri dengan Allah melalui jalan ibadah dan zikir kita, melalui pembacaan buku-buku  yang dapat menyentuh jiwa, melalui pembacaan dan penghayatan Al-Quran, berbuat baik pada manusia, banyak bersedekah, bergaul dengan orang-orang yang soleh....dan banyak lagi....satu senarai panjang yang boleh kita buat!

Apapun...langkah pertama itu penting, biarlah bermula dengan yang sedikit tapi istiqamah dari buat banyak tapi tidak istiqamah. Terlebih penting lagi...segala usaha yang kita laksanakan kena iringi dengan doa kerana itulah senjata mukmin yang ampuh! Bawalah senjata ini kemana jua dan panjatkan doa padaNya dalam apa jua suasana. Dengan cara ini kita dapat menjalin hubungan yang erat dengan Allah dan dekat dengan Allah selalu!

Ingati selalu pesanan dari Allah buat manusia yang selalu lupa,  tanda kasih sayang Allah pada kita...
"Ingatlah pada Allah , hanya dengan mengingati Allah jiwa akan jadi tenang..." 
Itulah sebenarnya kebahagiaan yang nak dicari ..ketenangan jiwa yang sebenarnya! 

Wallahualam....setakat inilah yang termampu  untuk coretan jiwa kali ini, insyaaAllah.
Segala yang benar itu  sohehlah dari Allah tapi yang banyak silap itu dari diri ini.
Mohon ampun dari Allah di atas segala dosa-dosa dan mohon maaf  dari semua yang mengenali diri ini di atas segala salah silap yang sengaja dan tidak disengajakan. Itulah dia hakikat diri yang tidak sempurna dan banyak kelemahan. Astaghfirullahal  'azim.


Wednesday, August 07, 2013

Taqabballlahu minna wa minkum....Salam Aidilfitri 2013/ 1434 Hijrah

Bismillahirrahmanirrahim...

Dapatkan Mesej Bergambar di Sini


Alhamdulillah....syukurku ke hadrat Allah, hari ini tiba kita di penghujung Ramadan,  29 Ramadan telah  pun menjelma. Esok hari terakhir kita menjalani ibadah puasa...dijangkakan hari raya pada hari Khamis insyaaAllah!  Bercampur baur perasaan ini, suka dan duka menyelubungi diri.....berjayakah aku kali ini, Ramadan kali ini lebih baik ke dari yang lepas??

Suka dan gembira menyambut ketibaan Aidifitri setelah selesai menjalani ibadah puasa selama sebulan...setelah berlapar dahaga, mendidik jiwa,  mujahadah hati yang turun naiknya setiap kali........masyaaAllah hikmah puasa yang menanam takwa di hati adakah sudah ku perolehi??

Suka dan gembira kerana di waktu ini keluarga, sanak saudara, rakan taulan jauh dan dekat berkumpul saling bersilaturrahim setelah lama tidak bersua... indahnya pertemuan menjalin persahabatan dan ikatan kasih sayang......!!

Namun rasa sedih terselit juga di hati pada sujud terakhir menangisi diri....apakah diri ini sudah diampuni?
Sayunya suara imam yang melaung takbir pada setiap rakaat yang dilalui.......
Sedih kerana mungkin banyak kelalaian diri yang masih belum dapat diatasi, ibadah yang optimum belum tercapai lagi dek kelemahan diri....menyesali diri mungkinkah dapat ku tebus nanti di Ramadan akan datang??

Pelbagai persoalan menghantui diri....muhasabah diri di penghujung Ramadan untuk memohon ampun padaNya atas segala kekhilafan dan kelemahan ....di penghujung Ramadan yang akan berlalu pergi...!!

Ya Allah.....Tuhanku yang Maha Pengampun dan suka mengampunkan dosa , maka ampunilah aku!!

Itulah rintihanku, insan yang lemah dan banyak kekhilafan diri .....tiada yang boleh mengampunkan melainkan hanya Engkau ya Allah...banyaknya dosaku, banyaknya kelalaianku, kurangnya kesyukuranku padaMu.....aku hanya tahu menggunakan nikmatMu tapi lalai untuk mensyukuriMu....!!

Begitulah aku setiap kali....namun Engkau tetap membukakan pintu rahmah, pintu maghfirahMu..
Besarnya cinta dan kasihMu pada hamba-hamba Mu......!!
Aduh....... malu, hina dan kerdilnya diri ini di hadapan asmaMu kebesaranMu yang tiada tandingnya!!

Ya Allah......Tuhanku yang Maha Pengampun dan suka mengampunkan dosa....maka ampunilah kami!!

Ampunilah aku, ibu bapaku, suami dan anak-anakku, keluargaku, saudara maraku, sahabat handaiku, jiran tetanggaku, semua insan yang ku sayangi..seluruh muslimin dan muslimat..... ....Ampunilah kami Ya Allah ...Maha Luas PengampunanMu pada kami...insan lemah yang banyak buat silap, banyak lalai, kurang bersyukur, kikir diri.....!! Tiada yang boleh mengampunkan dosa selain Engkau, Tuhan yang Maha Agong!!

 Sempena Ramadan yang akan pergi dan Syawal yang akan menjelma.....

Ucapan dari ku buat semua...
Taqqabbalallah minna wa minkum......
Semoga Allah menerima amal kami dan amal kamu....
Maaf Zahir  dan Batin di atas semua salah dan silap......
Minal Aidzin Wal Faizin

Monday, May 06, 2013

Islam pilihan kita.....


Bismillahirrahmanirrahim....

Alhamdulillah setinggi-tinggi rasa syukur ku panjatkan ke hadrat Allah SWT kerana dengan izinNya dapat ku coretkan sedikit peringatan buat diri sendiri dan sama-sama dikongsikan kepada pembaca blog untuk kita sama-sama muhasabah diri kita, memperbaiki diri kita dan meningkatkan hubungan kita dengan Allah SWT kerana hubungan dengan pencipta kita ini adalah teramat penting yang perlu kita jaga melebihi segalanya......

Ini adalah kerana hubungan kita dengan Allah menentukan status diri kita di sisiNya...sama ada di terima atau di tolak oleh Allah SWT. Penerimaan Allah pada diri kita sebagai hambaNya seharusnya menjadi persoalan diri kita selalu....adakah amal yang  aku buat ni Allah redo, Allah terima sebagai amal soleh? Bagaimanakah nak jadikan amalku ini walaupun kecil diterima Allah? Jalan manakah yang seharusnya ku ikuti,  dan bagaimanakah yang di katakan jalan yang lurus yang sering kita baca dalam solat kita setiap hari sehari ?

Jadi sebagai seorang yang mengaku Muslim,  sebenarnya persoalan-persoalan sebegini perlu kita cari jawapannya.  Kita perlu menjadi Muslim melalui kefahaman dan kesedaran yang sebenarnya, bukannya Muslim ikut-ikutan atau Muslim yang diwarisi dari keluarga kita! Kita seharusnya mempunyai ilmu yang memberikan kita kefahaman dan membangkitkan kesedaran tentang status diri kita......di mana kita disisi Allah? 

Sama-sama kita renungkan satu hadith Rasul......
 " Apabila Allah menghendaki kebaikan pada sesaorang, Allah akan memberikannya kefahaman akan deenNya".

Mempunyai kefahaman yang sebenarnya dalam deen Allah ini merupakan keperluan bagi setiap Muslim....kerana dari sini akan tercetusnya kesedaran diri untuk menjadi hamba kepada Allah SWT dalam ertikata yang sebenarnya.! Ramai orang yang tahu tapi tak sedar, ada yang tahu tapi tak faham,ada yang faham tapi tak kisah  tapi yang Islam kehendaki adalah tahu, faham dan sedar dan ambil kisah!

Membiarkan diri dalam kejahilan itu adalah satu dosa yang akan ditanya Allah nanti.......jadi sewajarnya kita tingkatkan usaha kita untuk mendalami deen Allah SWT ini iaitu Islam satu-satunya deen yang Allah redai ini. InsyaaAllah, melalui kefahaman kita akan deen Allah ini, mudah-mudahan dapatlah kita melalui jalan-jalan kehidupan sebagaimana yang Allah kehendaki........kita selalulah panjatkan doa ikhlas kita supaya Allah sentiasa memberikan kita bimbinganNya dalam kita membuat keputusan,membuat penilaian,  membuat plihan mengikuti syariatNya. Sebenarnya dalam hidup ini , kita tiada kepentingan diri melainkan kita nak cari redha dan barokah Allah dalam setiap gerak kerja dan rasa hati kita. Itu matlamat utama kita!

Musuh kita yang sebenarnya adalah yang tersembunyi dalam diri kita iaitu syaitan dan nafsu yang sering mengajak kita kepada kebatilan dan musuh Islam yang hendak memecahbelahkan umat Islam dan berhasrat nak menjauhkan diri kita dari deen Islam sebagai cara hidup. Agenda musuh ini tidak akan terhenti selagi kita tidak mengikuti mereka dan membuang Islam jauh-jauh dari kehidupan kita! 

Musuh Allah ini sentiasa mencari ruang dan peluang supaya umat Islam ini tenggelam dan leka dalam arus keduniaan...... cintakan dunia dan takutkan mati! Inilah penyakit yang telah menimpa umat di akhir zaman nanti seperti yang telah di perkatakan oleh baginda Rasulullah saw dahulu.  Jadi kita perlu bebaskan diri dari penyakit ini untuk kita menjadi umat pilihan Allah yang mendokong Islam sebagai cara hidup kita. Perlunya kita kembali pada Allah dalam segenap aspek hidup ini jika kita berhajatkan kejayaan di sisiNya, dunia dan akhirat.!

Apapun....yang penting sentiasa perbaiki diri, jaga hubungan dengan Allah selalu...inilah yang kita nak mantain dalam diri dan keluarga kita.  Apabila Islam tertegak dalam diri kita, maka Islam akan tertegak dalam negara kita!  Menegakkan Islam dalam negara  merupakan satu tuntutan yang dipertanggungjawabkan oleh Allah pada setiap Muslim kerana melaluinya akan dapat menegakkan sistem Allah di muka bumi ini, meninggikan kalimahNya sehingga tiada yang tinggi melainkan hanya Allah SWT sahaja!! Namun ini hanya laungan kosong jika umat Islam tidak mengambil nilai-nilai Islam secara syumul dalam diri atau mengambil  Islam sekularisme yang hanya ambil Islam ikut nafsu diri, mana yang sesuai ambil , tak sesuai , tinggalkan! 

Tanpa kita melalui proses kefahaman dan kesedaran Islam , melalui proses tarbiyah dan tauiyah dan melakukan mujahadah dalam diri, Islam yang kita nak tegakkan dalam diri, keluarga dan masyarakat hanya akan jadi impian sahaja. Maka mulakan impian kita dengan diri kita dulu.....ambillah Islam sebagai satu-satunya pilihan hidup kita. Usahakan dalam diri kita setiap hari...bagaimana nak menjadi Muslim  sebenar yang Allah kehendaki.  Sibukkan diri dengan mencari kelemahan diri bukan kelemahan orang lain untuk di perbaiki!

Bukanlah orang yang menulis lebih baik dari yang membaca ...semua ini di tulis dalam rangka untuk peringatan diri sebenarnya untuk sama-sama dikongsikan.  Jika ada kebenaran semuanya datang dari Allah jua tapi yang banyak kelemahan dan kesilapan dari diri sendiri yang menulis ini. Mohon maaf pada yang mengenali diri jika ada yang tersentuh jiwa terasa dihati. 

Sama-sama kita bermuhasabah.... pilihanraya negara  datang 5 tahun sekali, tapi sebenarnya pilihanraya dalam diri kita  kena tentukan setiap hari...apakan pilihan kita sesuai dengan yang Allah kehendaki? Setiap masa kita berdepan dengan pilihan-pilihan ini..........

Jadi pilihan kita di dunia ini menentukan tempat kita pilih di akhirat nanti.....sama-sama kita buat pilihan yang bijak sebelum lidah kelu dan mata tertutup!

Wallahualam....Allah dan Rasul lebih mengetahui segalanya.

Sunday, March 03, 2013

Jalan-jalan kehidupan...yang mana harus ku ikuti?



Bismillahirrahmanirrahim....

Alhamdulillah setinggi-tinggi kesyukuran dipanjatkan kehadrat Allah SWT di atas segala nikmat yang diberikanNya tidak terhingga banyaknya...tidak mampu kita menghitungnya satu persatu. Nikmat yang kadang-kadang kurang kita hargai, selalunya kita ambil mudah saja, we just take things for granted!! Kadang-kadang kita terlalu cepat bertindak tanpa berfikir panjang...tanpa  pause sebentar.....sudahkah aku menghargai nikmat Allah ini dalam erti kata sebenarnya? Atau oleh kerana sudah terlalu biasa....kita terlupa untuk mensyukurinya? Oleh kerana terlalu biasa....kita tak rasa apa-apa kecuali di saat kita kehilangannya...barulah jiwa merintih, masyaaAllah baru disedari?

Begitulah hakikat kita insan yang banyak kelemahan ini! Kadang-kadang walaupun kita  sedar siapa diri kita namun kita terus lalai dan leka dalam suasana zon selesa kita sehingga kita tidak nampak keperluan untuk  mengatasi kelemahan diri. Sikap santai dan tidak kisah ini sebenarnya perlu diatasi.  Seharusnya bagi kita,  hari esok  lebih baik dari hari ini dan hari ini lebih baik dari semalam!    Baru ada peningkatan, baru ada kemajuan...namun realitinya bukanlah begitu. Aah..malaslah nak fikir, itulah selalu kata hati, buat apa susah-susah...sekarang dah okey apa, tiada masalah besar pun?  

Sikap ambil mudah dan sambil lewa ini sudah jadi tabiat diri yang  sukar di atasi. Perkara ini berlarutan sehingga bertahun-tahun lamanya, dari muda hingga dah tua beruban ,  sikap tu masih sama...atau mungkin lebih teruk lagi! Seringkali berkata, aku memang macam ni...orang lain kena fahamlah. Kita hajat orang lain berubah tapi diri sendiri masih sama. Adilkah begitu..??

Sebenarnya setiap perubahan itu seharusnya bermula dari diri sendiri dahulu. Kita semaklah diri lakukan perubahan kalau tak banyak pun sedikit demi sedikit secara berterusan. Kalau dulu bersifat kedekut dengan famili, berkira harta benda, maka sekarang bersikap pemurahlah dengan keluarga, penuhilah keperluan keluarga....itukan tanggungjawab seorang bapa dan seorang suami! Setiap sen harta yang dibelanjakan untuk keluarga sangat  tinggi nilainya di sisi Allah dan itulah sebenarnya harta kita yang disimpan di hari akhirat nanti. Di sisi Allah juga, siapa yang bersikap paling baik terhadap keluarganya, dialah yang paling baik imannya. 

Perubahan diri yang perlu kita jalani bukan setakat perubahan fizikal, sikap semata-mata tapi yang terlebih penting dan paling utama adalah perubahan dalaman kita iaitu perubahan jiwa kita. Kita kena berusaha mengubah jiwa kita kerana dari jiwalah berasalnya setiap tindakan....Jiwa atau hati itu adalah umpama raja yang memerintah...jika baik jiwa maka baiklah seluruh aggota badan!!  

Sebenarnya nak mengubah jiwa itulah kerja yang paling susah.....masyaaAllah, untuk itu kita perlu banyak berdoa mohon pertolongan dari Allah. Keterikatan hati dengan Allah, keimanan yang kuat sangatlah perlu...tanpanya kita tidak mampu  melawan sendiri gejolaknya nafsu diri, susahnya istiqamah, kurangnya kesabaran.....sedangkan perjalanan masih panjang!

Dalam perjalanan yang panjang itu, jalannya berliku , banyak ujian dan mehnah kehidupan......perlu bekalan diri menelusuri kehidupan.  Apalagi... bekalan yang terbaik itu hanyalah taqwa di hati....takwa yang menjaga diri dari tergelincir dan terseleweng dari jalan  yang benar.

Taqwa yang dapat membetulkan matlamat diri dalam mencari arah kehidupan. 
Taqwa yang dapat menyelesaikan segala masalah diri. Taqwalah yang dapat membuka pintu-pintu rezeki, kerana Allahlah yang Maha Pemberi Rezeki kepada kita.  Taqwa inilah yang kita nak didik dalam hati kita sehingga ia menetap dalam jiwa dan istiqamah dalam tindakan...bukanlah dengan jalan mudah kita nak dapat takwa melainkan kita perlu menelurusuri jalan-jalan takwa.

Nak dapat sesuatu yang terbaik itu perlulah ada usha sebagaimana kita berusaha nak dapat keputusan terbaik dalam peperiksaan, pekerja terbaik dalam suatu organisasi, usahawan terbaik dalam kerjaya....semuanya perlu pada matlamat yang jelas, jalan yang jelas, disiplin diri yang tinggi,  kesabaran dan kecekalan diri yang tinggi...

Ada ke jalan mudah untuk ini.....jika kita inginkan yang mudah dan senang untuk dapatkan yang terbaik? Rasanya sukarlah..tiada shortcut untuk itu!! Sunnahnya begitu...jalan-jalan menuju Allah ini bukanlah dialasi dengan permaidani merah, ditaburi bunga-bungaan yang indah dan mewangi....
ia adalah satu mujahadah yang berpanjangan sehingga akhir kehidupan dunia yang singkat ini. Jika kita inginkan yang mudah dan senang, maka tiadalah kita dapat memetik buah-buah yang manis di akhir perjalanan kerana kita tidak akan sampai ke destinasi yang sebenarnya! Kita sudah ikut  jalan lain menuju destinasi yang lain!  

Apapun..tanyalah diri sendiri...akhirnya hidup ini aku nak kemana, untuk apa semua usahaku ini, bagaimana semua ini boleh dibawa sampai ke akhirat, jalan mana yang harus ku ikuti....

Tanyalah diri sebelum terlambat, masa tidak menunggu kita, hanya kematian itu yang akan pasti menjelma. Dikala itu penyesalan tidak berguna lagi!!

Segala yang benar itu sohehlah dari sisiNya, yang lemah, banyak silap dari diri ini, Mohon amapun dari Allah dan banyak-banyak maaf dari semua yang mengenali diri ini.

Wallahualam....
Wabillahi taufiq.   

Hakikat hidup ini...

Siapa yang gemar membantu orang, Maka hidupnya senantiasa dipermudahkan. Siapa yang memiliki sikap belas ihsan, Maka akan disayang sesa...