MENUJU MARDHOTILLAH

Belajar merupakan satu jihad di jalan Allah. Mengajar merupakan suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah! ..Jadi belajar dan mengajarlah dengan penuh keikhlasan padaNYA.

Wednesday, December 26, 2012

Persiapan diri di tahun 2013 yang mendatang....


Bismillahirrahmaanirrahim....

Tahun 2012 telah pun hampir sampai ke penghujungnya.....menjengah pula tahun 2013, apakah pula yang akan menghiasi kalendar tahun depan ni? Tahun 2012...merupakan tahun yang sibuk , tahun berduka bagi keluarga abangku yang kehilangan 2 orang tersayang berturut-turut, tahun yang di akhiri dengan kenangan manis, pahit dan duka...!!  Begitulah hidup ini.....setiap incinya kehidupan ini adalah ujian. Ditimpa musibah adalah ujian, diberi nikmat pun ujian, kesenangan adalah ujian, malah yang berada disisi kita sendiri pun adalah ujian bagi kita tak kiralah anak, suami, isteri atau  sahabat handai kita...!!  

Ujian-ujian yang kita lalui itu sama ada lulus ataupun tidak,  bergantung sejauhmana kita menjadikan ujian itu sebagai bahan tarbiyyah  untuk perbaiki diri meningkatkan hubungan kita dengan Allah SWT. Apabila kita redo dan sabar dengan musibah melanda, tidak putus asa dan menyerahkan diri pada Allah, maka luluslah kita dalam ujian tersebut,  tertingkatlah iman dalam diri disisi Allah SWT. 

Begitu juga apabila kita diuji dengan nikmat dan kesenangan, kita tidak angkuh dan sombong, malah malah merendahkan hati kita, rela berkongsi dan menzahirkan rasa syukur kita dengan sedekah dan infaq, maka luluslah kita dalam ujian nikmat kesenangan yang Allah kurniakan.

 Begitu juga bila kita mampu bersabar dengan kerenah pasangan kita , menerima seadanya kelemahan diri masing-masing walaupun ada   yang kita tidak puas hati dan sebagainya.......,  sama-sama perbaiki diri,  cuba saling faham memahami, lengkap melengkapi, ingat memperingati di atas jalan Allah..... maka luluslah kita dengan ujian itu. 

Begitu juga dengan anak-anak yang ada disamping kita....mereka adalah ujian bagi kita, amanah yang Allah berikan kepada kita...bagaimana seharusnya kita kena banyak bersabar dengan kerenah-kerenah mereka yang bermacam-macam sejak dari usia kecil hinggalah meningkat dewasa , berusaha mentarbiyah dan membimbing diri mereka, tidak membiarkan mereka hanyut dalam arus keduniaan yang melekakan......!! Sebagaimana kita dapat bersabar melayan kerenah mereka dari dahulu hingga sekarang, begitu juga diharapkan mereka juga dapat bersabar melayan kerenah kita apabila kita sudah tua dan tidak berdaya nanti.......itupun jika Allah panjangkan usia kita hingga ke tahap kita memerlukan mereka menjaga kita, insyaaAllah! 

Sesungguhnya semua yang ada dalam hidup ini adalah ujian belaka...! Jadi selalulah kita minta pertolongan dengan Allah dengan sabar dan solat. Ya......kuncinya sabar, sabar dan sabar dalam apa juga yang kita  hadapi  Sesungguhnya sabar itu separuh dari iman. Mudah-mudahan Allah golongkan kita terdiri dari mereka yang dapat bersabar menghadapi apa sahaja kemungkinan yang datang, insyaaAllah 

Selain dari itu,  apakah lagi persiapan diri kita untuk menghadapi ujian-ujian ini? Kemungkinan tahun depan lebih hebat ujiannya dari tahun ini yang akan berlalu pergi. Allah sahaja yang Maha Mengetahui! Mudah-mudahan ujian yang Allah izinkan itu   mampu kita hadapi nanti insyaaAllah! Aku teringat kata-kata seorang penceramah dari radio IKIM tentang persiapan ini......... iaitu apabila kita ingat Allah di masa kita senang maka Allah akan ingat kita di  masa kita susah.

Apakah yang dimaksudkan  oleh penceramah ini?  Beliau mengatakan di masa kita senang , lapang, tiada banyak masalah,  perlunya kita mengingati Allah banyak-banyak, bersyukur di atas nikmat kurniaanNya, banyakkan bersedekah , infaq padaNya, menjaga syariatNya.........maka bila di saat kita susah, banyak dilanda masalah dan ujian, maka Allah akan dekat dengan kita memberikan bantuan dan pertolonganNya,  Dengan izinNya, kita mampu bersabar menghadapi masalah-masalah hidup  dan ujian dengan tenang dan, tidak keluh kesah. Apabila kita bertakwa kepada Allah, maka Allah akan memberikan kita jalan penyelesaian  akan segala permasalahan kita dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Inilah jalan penyelesaian Islam yang seharusnya kita yakini ....!!

Mana mungkin Allah ingat pada kita di masa kita susah, sedangkan kita selalu melupakan Allah dalam waktu hidup kita senang....... kecualilah apabila kita dilanda musibah sebagai ingatan dariNya,  kita menghadapkan hati kita kembali bertaubat dan ingat semula  padaNya!     Jadi sama-samalah kita rendahkan hati kita padaNya, beristighfar selalu dan usahakan agar setiap masa kita ingat pada Allah sebagai Tuhan yang menguasai diri kita dan Tuhan yang yang selayaknya kita abdikan diri padaNya! Dengan itu,  disaat kita memerlukan Allah , menadahkan tangan memohon pertolongan dariNya, maka Allah akan makbulkan apa yang kita minta, insyaaAllah. Perlu ingat akan ancaman dari Allah setelah kita mati nanti....Apabila kita melupakan Allah dalam kehidupan didunia, kelak Allah melupakan diri kita disaat hari akhirat nanti di mana diketika kita sangat2 perlukan pertolongan Allah SWT!! 

Kita kena rasai dihati sebenarnya musibah yang Allah bagi pada kita bukan bermakna Allah menghinakan kita atau dengan nikmat kesenangan yang Allah beri bukan bererti Allah muliakan kita!! Kedua-dua itu bukan ukuran kemuliaan atau kehinaan  disisi Allah. Mulianya kita bila kita dapat kaitkan segala sesuatu yang berlaku dengan Allah, jika tidak hinalah diri dalam pandangan mata Allah SWT! Seorang yang miskin yang redo dan sabar dengan rezeki yang Allah beri lebih mulia dari orang kaya yang tidak pernah rasa cukup-cukup denga harta yang melimpah ruah yang hanya ditumpukkan untuk diri sendiri bukan untuk di manfaatkan untuk orang lain dan untuk kepentingan Islam....

Sama-sama kita renungi firman Allah di bawah dalam surah At-Takaathur yang bermaksud......

" Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk kubur. Sekali-kali tidak! Kamu akan mengetahui (akan akibat perbuatanmu). Kemudian sekali-kali tidak!  Kelak kamu akan mengetahui.  Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti, nescaya kamu benar-benar akan melihat  neraka Jahim.  Kemudian kamu akan benar-benar melihat dengan mata kepala kamu sendiri. Kemudian kamu akan benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)" .   

Jadi,  di saat umur masih ada berbaki  ini...sama-sama lah kita semak diri kita adakah kita ini ada sifat suka bermegah-megah dengan banyaknya harta kita, banyaknya anak kita dan berjayanya mereka , ramainya pengikut kita, tingginya ilmu kita  dan sebagainya...... yang mana semua itu dapat melalaikan kita dari mengingati Allah dan melaksanakan ketaatan  padaNya! Sesungguhnya,  nikmat kesenangan dan kelapangan itu lebih mudah dan lebih banyak melalaikan manusia itu dari mengingati Allah berbanding musibah yang melanda diri.

Oleh itu,  sentiasalah kita waspada diri dengan perkara-perkara yang dapat merenggangkan hubungan kita dengan Allah. Sebenarnya, di  dunia  sekarang ini,  kita dikelilingi oleh banyak perkara yang melalaikan kita dari ingat pada Allah....contohnya dengan hiburan-hiburan yang di sajikan di kaca TV dan internet, dengan gajet canggih seperti smartphone, iphone dan sebagainya.........  Jadi bergantung pada kitalah sejauhmana kita dapat meletakkan sesuatu itu di tempatnya yang betul . Hanya iman dan takwa dihati sahaja lah yang dapat mengawal diri kita,  dapat melakukan check dan balance akan perkara-perkara yang boleh melalaikan  kita!  

Nikmat yang di beri untuk disyukuri dan tidak didustai dengan sikap kita yang acuh tidak acuh dan  tidak bersyukur pada pemberi nikmat yang tidak terhitung banyaknya iaitu Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang! 

Sama-sama kita renungi firman Allah dalam ayat ini yang diulang-ulang sebanyak 31 kali dalam surah ArRahman yang bermaksud...
" Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Setelah  Allah berikan kita segalanya berupa nikmat yang terlalu banyak....adakah kita sanggup mendustakan nikmat Allah ini dengan tidak mensyukuriNya dan derhaka padaNya? Kita makan dan minum dengan rezeki yang Allah beri tapi kita mendustaiNya? Kita menggunakan kemudahan yang Allah ciptakan tapi kita tidak betah menjadikannya untuk berlaku taat pada Allah? 

Aduhai.......memang kebanyakan manusia itu tidak bersyukur diatas kurniaan Allah yang Maha Pemurah, maka janganlah kita tergolong dalam golangan tersebut ! Kelak celakalah diri kita itu!

Jadi, sama-sama kita betulkan matlamat diri kita dalam hidup ini....sentiasa ingat kita ini datangnya dari Allah akan pasti kembali juga kepada Allah suatu masa nanti. Cara kehidupan kita di dunia yang singkat  ini cukup penting untuk menentukan bagaimana cara kehidupan kita nanti di akhirat yang kekal abadi. 

Perbandingan hidup di dunia ini sangat singkat ...satu hari di akhirat umpama seribu tahun di dunia, jadi jika hayat di dunia ini  63 tahun, itu umpama  satu setengah jam akhirat! Tapi satu setengah jam itulah yang sangat penting kita jalani supaya hidup kita di akhirat itu tidak sengsara nanti. Andaian satu setengah jam yang pendek itu hanya cukup untuk kita ambil ujian paper 1 Fizik/Sains! Kelekaan kita  menjalani ujian itu sampai sedar tak sedar dah habis pun masa menjawab soalan ujian itu! Kurangnya persediaan awal menjawab ujian tersebut menyebabkan kita rasa gelabah, rasa tak cukup masa nak jawab soalan yang masih tak terjawab lagi.......!! 

Ya , mungkin kita dah melalui situasi begini semasa kita di alam persekolahan dahulu.
Bila keluar keputusan peperiksaan , kita rasa cemas dan takut gagal, rasa menyesal, kenapalah aku tak belajar bersungguh-sungguh dulu. Kita mencemburui rakan yang berjaya dengan cemerlang sedangkan kita gagal atau mungkin cukup-cukup makan saja result kita. Tapi kegagalan di dunia ini kita boleh tebus balik dengan kemudiannya kita berusaha bersungguh-sungguh....we have another second chance, third chance and so on..!! Kegagalan di akhirat kita boleh tebus balik ke?? No.....never a second chance. Peluang itu hanya sekali iaitu selagi kita masih hidup di dunia ini !!

Jadi kehidupan di dunia ini tersangatlah penting kerana ia adalah jambatan menuju ke akhirat.  Apa yang kita tanam di dunia, itulah yang kita tuai di akhirat. Dunia adalah ladang akhirat. Jadi sewajarnyalah kita semai benih-benih kebaikan supaya kita tuai hasil yang baik juga. Apa yang kita usahakan itulah yang kita dapat.

Sama-sama kita gunakan peluang yang masih ada untuk lebih komitted dengan Allah dan Islam. Apabila mata sudah tertutup....semuanya tidak berguna lagi! 

Ya Allah, dorongkan hati kami kearah kebaikan, tunjuki kami jalan yang lurus, tetapkan hati kami, tetapkan iman kami, bantulah kami mengharungi kehidupan dunia ini dengan sabar dan tabah...janganlah Engkau biarkan kami walau sekelip mata pun menentukan hidup kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kami. 

Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami yang terdahulu, sekarang dan di masa akan datang, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun Lagi Maha Penerima Taubat. Tiada Tuhan yang benar-benar di sembah melainkan Engkau, Ya Allah. Kasihanilah diri kami yang hina, lemah dan kerdil ini....sesungguhnya kami banyak menzalimi diri kami sendiri...ampunilah semua dosa-dosa kami ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, ampunilah ........

Amin Ya Rabbal alamin........

2 comments:

  1. asm

    Perlu sama-sama muhasabah diri...detik yang berlalu adakah ibadah atau maksiat...niat yg ikhlas, contohi sunnah dlm ibadah perlu di ingatkan selalu pada hati yang cepat leka ini ...di kala semuanya seronok kita rasakan semuanya mudah.kadang-kadang tak ingat Allah langsung.tetapi bila di uji pula...dikala kritikal dikala inilah iman yg kuat di perlukan...jadi didiklah iman sentiasa..ingat Allah banyak-banyak dikala kita senang dan susah...jauhi musuh kita syaitan, iblis dan nafsu yang liar...jauhi mungkar.mungkar ini sifatnya ialah manusia meluru menuju kpdnya, seronok melaksanakan..ketagih nak buat lagi..dan mencari alasan supaya kita dapat melakukannya walau pun berdosa..maka hati-hatilah apabila melangkah ke tahun 2013..itupun kalau Allah izinkan umur panjang..

    ReplyDelete

Peringatan....

Jika engkau mahukan teman...
Cukuplah Allah sebagai teman.
Jika engkau mahukan musuh..
Cukuplah nafsu sebagai seteru..
Jika engkau inginkan hiburan..
Cukuplah Al-Quran sebagai hiburan..
Jika kamu inginkan nasihat..
Cukuplah mati sebagai penasihat.

Link within

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Surah Al Isra' : 72

"Barangsiapa yang buta(hati) di dunia ini, maka dia juga akan buta di akhirat kelak dan lebih sesat jalannya."

Kehadiranku di website ini.......

Daisypath - Personal pictureKehadiranku di sini....

visitor's map....