MENUJU MARDHOTILLAH

Belajar merupakan satu jihad di jalan Allah. Mengajar merupakan suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah! ..Jadi belajar dan mengajarlah dengan penuh keikhlasan padaNYA.

Tuesday, October 26, 2010

Bertafakkur......dan bersyukurlah!


      
 Firman Allah  yang bermaksud " Jika kamu menghitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak dapat mengiranya..."
 Sebagai seorang Muslim kita di anjurkan untuk mengingatkan segala nikmat dan kurnia yang dianugerahkan oleh Allah kepada kita yang meliputi diri kita dari hujung rambut hinggalah kehujung kaki seperti kesihatan tubuh badan kita, makanan yang kita makan, minuman yang kita minum, udara yang kita hirup,  tiada peperangan dan bencana alam.......satu senarai yang panjang yang kita boleh tulis!
       Sebenarnya kita sudah memiliki dunia namun kita tidak menyedarinya, kita sudah mempunyai hidup tapi tidak mengetahuinya....! Kita melalui hari-hari yang berlalu tanpa berfikir, bertafakkur akan apa yang telah Allah berikan kepada kita dan mengucapkan rasa syukur kita! Betapa banyakkah ucapan syukur Alhamdulillah  yang telah kita luahkan pada Pemberi nikmat ini? Kita sering terlupa dan terus terlupa dan lalai, melalui hidup ini hari demi hari dalam kesibukan dunia kita ....sehingga kita tersentak dan baru tersedar bila satu ketika Allah tarik nikmat Nya dari kita ! Apa perasaan kita bila apabila kita berikan sesuatu hadiah pada sesorang tanpa ucapan syukur dan terima kasih? Tentulah terdetik dihati....kurangnya adab orang itu!
       Begitulah pula hakikat diri kita pada Pencipta kita yang telah menyempurnakan kejadian kita dan memberikan kita nikmat zahir dan batin! Sama seperti orang tadi! Lihat sahaja pada kejadian kita....kita ada sepasang mata, sepasang telinga, sepasang bibir, satu lidah , dua tangan dan dua kaki.....apa kata kalau kita kehilangan salah satu daripadanya? Tiba-tiba kudung dua kaki akibat kemalangan....tidak boleh berjalan? Tentulah sukar nak terima....pada ketika itu rasanya dunia ini bagaikan nak terbalik!!
     " Dan Dia sudah menyempurnakan nikmat-nikmatNya pada kamu meliputi zahir dan batin."
     " Nikmat Allah manakah lagi yang hendak kamu dustakan?"  
Pada masa sekarang ini kita mungkin masih dapat merasai lagi nikmat tidur lelap sedangkan ada ramai orang yang tidak boleh berbuat demikian kerana suatu penyakit......bukankah ini suatu nikmat dan suatu yang besar bagi kita? Kita  juga sekarang ini masih dapat makan sekenyangnya sedangkan ada orang yang tidak boleh makan dan minum . Sudah ke kita mengucapkan rasa syukur kita selalu pada Allah......or we just take things for granted?? Kita hanya menghargai sesuatu atau sesaorang setelah bila ianya hilang dari kita!! 
      Renungkan lagi nikmat penglihatan dan pendengaran kita yang sempurna dan dijauhkan dari buta dan tuli. Sanggupkah kita tukarkan ini dengan gunung emas sebesar gunung Uhud atau lebih lagi? Apa kata anugerah akal fikiran yang waras ini tiba-tiba Allah tarik balik dan jadi gila dan tidak siuman? Adakah kita rela menukar anugerah lisan  dengan istana tersergam indah dan tiba-tiba jadi bisu? Jawapannya tentulah tidak, tidak, tidak........kita tidak sanggup berbuat demikian kecualilah kalau kita tidak waras!! Sebenar segala nikmat yang ada pada diri kita ini.....tidak ternilai harganya.....walaupun taruhannya dunia dan seluruh isinya!
      Sesungguhnya, diri kita sendiri diliputi dengan nikmat yang banyak yang sangat bernilai.....namun kita sering melupai dan tidak menyedarinya....Kita selalu keluh kesah dan merungut  apabila kita dapat kurang rezeki atau terlepas peluang keduniaan. Kita sering membahaskan sesuatu yang remeh temeh dalam hidup, tapi kita lupa bahaskan akan kurniaan dan nikmat Allah yang tidak terhingga banyaknya pada kita. Itulah diri manusia.....selalu mudah lupa dan tidak tahu menghargai!! Kita selalu susah hati bila kita kerugian harta benda....sedangkan di tangan kitalah sebenarnya terletak anak kunci bagi gedung kebahagiaan, anugerah dan nikmat. Jadi ambillah masa sejenak .... tarik nafas......bertafakkur dan berfikirlah sebentar...... bersyukurlah dengan segala apa yang Allah kurniakan kepada kita! 
       "Terhadap diri kamu sendiri, mengapa kamu tidak perhatikan?"
Allah menjadikan tubuh badan manusia dengan penuh keajaiban sebagai bukti kebesaranNya....wujud rahsia besar yang terdapat pada tubuh dan organ manusia.  Penciptaan manusia adalah seindah-indah penciptaan dengan segala kesempurnaannya. Kita dikelilingi dengan seribu satu mukjizat  tapi kita tidak menyedarinya! Pemerhatian kita terus pada diri kita sebenarnya dapat memantapkan iman kita pada pencipta kita Yang Maha Agung Yang Begitu Halus dan Teliti dalam penciptaanNya! Kita di suruh mengkajinya, mengkaguminya ......dan lantas menyedari kekuasaan Allah dan menyedari siapa diri kita ini!
       Itulah sebenarnya tujuan merenungkan segala nikmat  dan kejadian Allah! Kita manusia ini perlu menginsafi siapa kita, apa tujuan kita dihidupkan  dan bagaimana seharusnya kita mensyukuri nikmat Allah ini? Janganlah kita jadi manusia kufur nikmat, hanya tahu mengggunakan nikmat yang Allah pinjamkan pada kita.....bertindak seolah-olah ia adalah hak mutlak kita , menggunakannya sewenang-wenang, ikut suka dan cara kita.......sedangkan apa yang Allah pinjamkan pada   kita akan di ambil semula!  Pada ketika itu kita akan minta dipertanggungjawabkan! Apakah kita menggunakan nikmat Allah itu selaras dengan apa yang telah Allah tetapkan. Lisan tidak mampu berbicara lagi pada ketika itu.......semua yang ada pada diri kita akan jadi saksi  di hadapan Allah nanti. Lidah tidak boleh berdusta......semua kebenaran akan tersingkap! Aduh betapa, malunya kita dihadapan Allah SWT nanti apabila semua rahsia  diri tersingkap...tiada suatupun yang akan tertinggal!!
     Jadi sebelum....perkara tersebut jadi kenyataan nanti....perlulah kita berhati-hati dalam hidup ini. Ia adalah satu amanah,satu ujian,  satu tanggungjawab yang akan di persoalkan. Jadi sediakanlah jawapan dari sekarang sementara kita masih lagi diberi nikmat hidup !Dan jawapan pada skrip ujian kehidupan ini mestilah betul mengikut skema jawapan yang telah Allah tetapkan, tidak boleh lari sedikit pun. Jika tidak , kita takut kita gagal dihadapan Allah nanti! Nauzubillahi minzalik.

Rujukan La Tahzan.

1 comment:

  1. asm

    Tertarik dengan topik diatas...Marilah kita tingkat kesyukuran kita pada Allah..."Sesungguhnya jika kamu bersyukur, nescaya Aku akan tambah nikmatKu kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmatKu, maka pasti azabKu sangat berat" (Surah 14:7) oleh itu renungilah ingatan ini...Banyak sungguh nimat Allah ke atas kita....

    ReplyDelete

Peringatan....

Jika engkau mahukan teman...
Cukuplah Allah sebagai teman.
Jika engkau mahukan musuh..
Cukuplah nafsu sebagai seteru..
Jika engkau inginkan hiburan..
Cukuplah Al-Quran sebagai hiburan..
Jika kamu inginkan nasihat..
Cukuplah mati sebagai penasihat.

Link within

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Surah Al Isra' : 72

"Barangsiapa yang buta(hati) di dunia ini, maka dia juga akan buta di akhirat kelak dan lebih sesat jalannya."

Kehadiranku di website ini.......

Daisypath - Personal pictureKehadiranku di sini....

visitor's map....